Evaluasi Program Dandan Omah dalam Penanganan Rumah Tidak Layak Huni di Kota Surabaya

Authors

  • Emilda Putri Sania Universitas Negeri Surabaya
  • Aliyah Rifdatul Nabilah State University of Surabaya
  • Christine Cicilia Sinaga State University of Surabaya
  • Chelomita Dini Aprilia Putri State University of Surabaya
  • Tauran State University of Surabaya
  • Wilda Sumarsyah State University of Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.52434/jp.v20i02.723

Keywords:

Logframe, Dandan Omah, Rumah Tidak Layak Huni, Evaluasi Program, keberlanjutan

Abstract

Ketersediaan hunian yang layak merupakan salah satu indikator kesejahteraan masyarakat yang menjadi tanggung jawab pemerintah. Kota Surabaya melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) menjalankan Program Dandan Omah sebagai upaya penanganan rumah tidak layak huni (Rutilahu), yang didasarkan pada Peraturan Walikota Surabaya Nomor 7 Tahun 2024. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi Program Dandan Omah menggunakan pendekatan evaluasi sumatif formal dengan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pihak DPRKPP Kota Surabaya serta studi dokumentasi terhadap regulasi, laporan program, dan literatur ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan kerangka logframe yang dikombinasikan dengan kriteria evaluasi William N. Dunn (efektivitas dan ketepatan) serta kriteria OECD (keberlanjutan). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program berhasil menurunkan jumlah Rutilahu dari sekitar 15.596 unit pada tahun 2022 menjadi 3.954 unit pada tahun 2026 dan dinilai efektif dalam pencapaian target output  fisik. Namun, masih terdapat kendala pada aspek input berupa keterbatasan tenaga pendamping teknis di tingkat kelurahan, batas anggaran per unit, permasalahan legalitas lahan, serta ketiadaan sistem evaluasi jangka menengah dan panjang. Dimensi outcome dan impact diakui ada, namun belum dapat diukur secara sistematis karena instrumen evaluasi pascaprogram belum tersedia. 

References

Adams, J., & Neville, S. (2020). Program evaluation for health professionals: What it is, what it isn’t and how to do it. International Journal of Qualitative Methods.

Belcher, B. M., & Hughes, K. (2021). Understanding and evaluating the impact of integrated problem-oriented research programmes. Research Evaluation, 30(2), 154–168.

Bodenstein, T., & Kemmerling, A. (2026). Taking stock of qualitative methods of evaluation. Evaluation Review.

Cooper, B. R., et al. (2022). Using qualitative comparative analysis to uncover multiple pathways to program sustainment. Implementation Science Communications, 3(55).

Curtis, H. L., et al. (2021). Practice-based program evaluation in higher education for sustainability. Sustainability, 13(19)

Dunn, W. N. (2018). Public policy analysis: An integrated approach (6th ed.). Routledge.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2021). Pedoman pelaksanaan bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS).

Kristin, C., & Wibawani, S. (2023). Collaborative governance dalam program rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni di Kota Surabaya. Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 11(2), 131–146.

Novita Sary, S., Widiyanto, M. K., & Rahmadanik, D. (2025). Efektivitas pemberdayaan masyarakat melalui program rumah tidak layak huni (RUTILAHU) di Kota Surabaya guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. JRP: Jurnal Relasi Publik, 3(3), 96-107. https://doi.org/10.59581/jrp-widyakarya.v2i3.3581

OECD. (2019). Better criteria for better evaluation: Revised evaluation criteria definitions and principles for use. OECD Publishing.

Pemerintah Kota Surabaya. (2024). Peraturan Walikota Surabaya Nomor 7 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas Peraturan Walikota Surabaya Nomor 9 Tahun 2022 tentang rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni Kota Surabaya.

Sultan, Rahayu, H. C., & Purwiyanti. (2023). Analisis kesejahteraan masyarakat terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis, 5(1), 77-85. http://www.infeb.org

UN-Habitat. (2020). World cities report 2020: The value of sustainable urbanization. United Nations.

Weiss, C. H. (1998). Evaluation: Methods for studying programs and policies (2nd ed.). Prentice Hall.

Warman, W., Komariyah, L., & Kaltsum, K. F. U. (2023). Konsep Umum Evaluasi Kebijakan. Jurnal Ilmu Manajemen Dan Pendidikan, 3(SE), 25–32. https://doi.org/10.30872/jimpian.v3iSE.2912

World Bank. (2004). Monitoring and evaluation: Some tools, methods and approaches. World Bank.

Downloads

Published

2026-10-06

How to Cite

Sania, E. P., Rifdatul Nabilah, A., Cicilia Sinaga, C., Dini Aprilia Putri, C., Tauran, T., & Sumarsyah, W. (2026). Evaluasi Program Dandan Omah dalam Penanganan Rumah Tidak Layak Huni di Kota Surabaya. Jurnal Publik, 20(02), 180–190. https://doi.org/10.52434/jp.v20i02.723