ANALISIS PENGARUH PEMBINAAN ETIKA PROFESI DAN LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP INTEGRITAS PRAJA (IPDN KAMPUS SULAWESI SELATAN)
DOI:
https://doi.org/10.52434/jesm.v5i01.692Kata Kunci:
Pembinaan Etika Profesi, Lingkungan Sosial, Integritas PrajaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembinaan etika profesi dan lingkungan sosial terhadap integritas praja di IPDN Kampus Sulawesi Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Square (PLS). Sampel penelitian terdiri dari praja aktif yang dipilih melalui teknik sampling proporsional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pembinaan etika profesi tidak berpengaruh signifikan terhadap integritas praja. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembinaan etika yang bersifat formal dan normatif belum mampu diinternalisasi sepenuhnya dalam perilaku praja. Sebaliknya, hasil penelitian memperlihatkan bahwa lingkungan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap integritas praja. Lingkungan sosial yang kondusif meliputi dukungan teman sebaya, keteladanan senior dan pembina, serta budaya organisasi terbukti mampu memperkuat karakter integritas praja dalam kehidupan sehari-hari. Secara simultan, pembinaan etika profesi dan lingkungan sosial berpengaruh signifikan terhadap integritas praja, meskipun kontribusi terbesar bersumber dari variabel lingkungan sosial. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan integratif dalam pembinaan karakter praja, yang tidak hanya menekankan aspek normatif melalui etika profesi, tetapi juga memperkuat ekosistem sosial yang mendukung internalisasi nilai-nilai moral. Penelitian ini berimplikasi pada perlunya evaluasi kebijakan pembinaan etika dan penguatan budaya sosial yang positif di lingkungan pendidikan kedinasan.
Referensi
Aspasia, C. U., & Marsofiyati. (2024). Pengaruh pendidikan karakter dan lingkungan sosial terhadap sikap etis mahasiswa. Journal Innovation in Education (INOVED), 2(4).
Bandura, A. (1986). Social Foundations of Thought and Action: A Social Cognitive Theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.
Bendermacher, G. W. G., de Grave, W. S., Wolfhagen, I. H. A. P., & Dolmans, D. H. J. M. (2020). Shaping a culture for continuous quality improvement in higher education. Higher Education Research & Development, 39(4), 661–675.
Huntua, H., Moonti, R. M., Ahmad, I., & Kasim, M. A. (2025). Implementasi etika profesi hukum bagi aparatur sipil negara dalam peningkatan profesionalisme birokrasi. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, 2(2), 01–10.
Leksono, V. K., Az Zahra, T., & Rekan-rekan. (2025). Menjaga integritas aparatur hukum: Etika profesi dalam pelayanan publik. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora, 2(3), 219–231.
Miller, B. M., Nagler, A., & Pope, A. (2023). It takes a village: Optimizing professional identity formation through supportive educational environments. Academic Medicine, 98(5), 567–573.
Nurjannah, L. & Syamsir. (2021). Pengaruh Integritas dan Disiplin Kerja Pegawai terhadap Kualitas Pelayanan Publik di Dinas Dukcapil Kabupaten Lima Puluh Kota. Journal of Administrative and Political Studies, 3(1).
Puspita, R. H. (2025). Building academic integrity: The influence of ethical environment. Jurnal Kewirausahaan, Akuntansi, dan Manajemen TRI BISNIS, 7(1a).
Simanjorang, S., et al. (2024). Peran Mata Kuliah Etika Profesi Keguruan dalam Pembentukan Karakter dan Praktik Profesional Mahasiswa Calon Guru di Indonesia. Journal on Education, 6(4).
Sufriadi, M., & Yusoff, N. (2020). Influence of Understanding Integrity and Professional Values for Academic Ethics Practices among Lecturers in Islamic Religious Higher Education. International Journal of Ethics and Education, 7(2), 87–99.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Abudzar Galigo

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.













